PEJABAT ONLINE

Kalau mobil online tinggal kita pencet datang, motor online namanya ojek online, kita pesan tidak lama langsung datang. Baru-baru ini ada Andong online, itulah bentuk kreativitas zaman yang terdesak oleh kebutuhan pasar. Kalau begitu seharusnya ada Pejabat online yang bisa kita pesan untuk melayani rakyat karena yang memesan pasti yang memilih. Tapi jangan lupa juga,…

[Continue reading]

ANTARA SYIRIKA DENGAN MUSRIK’IN

Wahai saudara sebangsa dan setanah air, yang sekarang sedang haji dan mencium Hajar Aswad itu bukan karena mereka “Stone mania” atau nge-fans sama batu. Mereka sedang meneguhkan cintanya kepada Allah, dengan harapan karena Nabi Muhammad juga pernah mencium Hajar Aswad mudah-mudahan Allah memberikan kemuliaan kepada Nabi dan keselamatan pada kita semua, itu saja kok, tetap…

[Continue reading]

ERUDISI “Kebijaksanaan Yang Tidak Bijaksana!”

Dimana letak kebijaksanaan? Di dada? Mulut? Lidah? Atau celana dalam pasangan kita masing-masing? Atau sebagai bentuk cinta kepada pasangan, celana dalamnya kita ciumi, kita endus-endus sedemikian rupa menggunakan posisi-posisi yang “sakral.” Di era yang fantastis ini karena kepiawaian manusia mengolah data dan menjadikannya fakta maka muncullah erudisi atau kebijaksanaan, namun yang terjadi adalah kebijaksanaan yang…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Kajian Rutin Detikan”

Ada aktivitas manusia yang berskala harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Namun ada aktivitas manusia yang justru skalanya detikan. Kang Meleh : Apa kwi Kang? Kang Sunat : Aktivitas kok detikan, emang ada? Kang Ijo : Hmmm sek ini pasti ada maksudnya… Kang Guru : Bingung? Kang Sunat : Enggak Kang, Cuma belum ketemu jawabannya terus…

[Continue reading]

GABUNGAN MAHASISWA ATAU MAHASISWA GADUNGAN?

Kemarin ada kabar seorang TNI gadungan ditangkap karena memalsukan wajah dan identitasnya, sang perempuan tergiur dengan identitas palsunya. Dia berpikir jangan-jangan kelaminnya juga palsu, yang diluar aja dipalsukan apalagi yang di dalam. Kalau beberapa mahasiswa menyemut di boulevard Kampus namanya gabungan mahasiswa, tapi kalau beberapa mahasiswa menyulut api permusuhan, bawa parang untuk perang bisa disebut…

[Continue reading]

UNIVERSITAS SEROJA “Tertawalah Sebelum Ditertawakan Tuhan!”

Tertawa boleh saja, terdiam boleh juga, tidur sambil baca apalagi silahkan, bahkan mandi sambil ngerokok juga silahkan saja. Di sini semua bebas, dilarang melarang apa pun. Kami berpikir banyak tentang kondisi sosial, masyarakat, cara pandang, cara berpikir, cara jalan bahkan cara makan kami pelajari. Sebab banyak orang seperti Tuhan dengan leluasa menertawakan kesalahan orang dan…

[Continue reading]

UNIVERSITAS SEROJA “Wajah dan Otoritas Pendidikan Di Indonesia!”

Kata orang, pendidikan adalah hak segala bangsa, kata orang yang lain pendidikan adalah pemutus rantai kemiskinan, eh kata orang yang di ujung sana pun juga senada mengatakan bahwa pendidikan adalah segala bangsa. Pantes saja yang berhak kan bangsa bukan rakyat, itulah kenapa banyak pejabat-pejabat bangsa korup karena berpendidikan. Otoritasnya jelas bukan berpihak pada rakyat karena…

[Continue reading]

MIE GORENG DAN GOYANGAN TANTE ZELDA

Saya tidak menyebut status quo seseorang, saya tidak menyindir warna celana dalam penjual Tomat Beringharjo, saya tidak paham apa-apa kecuali Mie Goreng dan curhatan Tante Zelda. Setiap detik perjalanan memang wajib untuk dijadikan pelajaran, dengan tujuan jelas! Supaya tidak terulangi lagi. Sama dengan Zelda, perempuan janda belum ada anak ini bercerita bahwa dia sangat suka…

[Continue reading]

MEMBACA TAPI TIDAK MEMBACA

Makan tapi tidak makan, tidur tapi tidak tidur, paham tapi tidak paham, mandiri tapi tidak mandiri, bertahan tapi tidak bertahan, lulus tapi tidak lulus. Saya heran dan bingung lebih baik mana antara membaca tapi tidak membaca, atau tidak membaca tapi membaca? Mungkin ini yang disebut “Jalan Hidup!” semuanya serba “tidak” tapi kalau punya hajat harus…

[Continue reading]

UNIVERSITAS SEROJA “Pangkalan Kesesatan Berpikir”

SEROJA adalah wadah orang-orang “sesat” dalam berpikir. Memikirkan hal-hal yang tak pernah dipikirkan sebelumnya. Menjelaskan satu momentum yang sudah tertimbun tumpukan sejarah masa lalu. Mereka datang satu atau dua ekor manusia awalnya, memberikan argumen mulai dari kamera sampai asmara, Suriah sampai gairah, Arab sampai harga Kebab, perempuan sampai perumpamaan, falsafah sampai mimpi basah, dari cara…

[Continue reading]