DIALOG DENGAN TUHAN “Tuhan, Laki-Laki Atau Perempuan?”

… Ribuan Tahun Sepanjang Sejarah Peradaban Manusia Terus Mencari-Mu Dimanakah Gerangan Engkau? Di Patung-Patung Dan Kuburan Nenek Moyang Kah? Di Pepohonan Raksasa Kah? Di Pegunungan Dan Lembah-Lembah? Ataukah Di Sungai, Danau Dan Samudera? … Di Seluruh Penjuru Bumi Manusia Mencari-Mu Mereka Bilang: Kau Tak Ada Di Langit Yang Gelap Bertabur Kerlap-Kerlip Cahaya Di Bulan, Bintang…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Manusia Tumbuhan, Manusia Binatang Dan Manusia Manusia”

SALAM ANGKRING MANNER SEBUAH LEMBAGA PERTAHANAN NASIONAL YANG TIDAK AKAN PERNAH DIRESMIKAN SAMA SEKALI, KARENA KAMI HANYA JELATA YANG SENGAJA DIPINGGIRKAN OLEH ORANG YANG SEBENARNYA TERPINGGIRKAN OLEH ZAMAN! >>>  Yang namanya diskusi itu syaratnya harus tidak selesai, jadi kalau ada diskusi selesai subuh misalnya, itu hanya sebuah pembicaraan tidak penting yang dianggap penting, yang ada…

[Continue reading]

KAIN KAFAN YESUS KRISTUS “Fenomenologi Yang Tak Berontologi”

Abad 19 M dunia dikejutkan dengan penampakan sosok pria pada sebuah kain kafan. Ketika itu (28 Mei 1898), Secondo Pia, seorang fotografer amatir Italia nenotret sebuah artefak kain yang dipamerkan di Katedral Santo Yohanes di Turin Italia. Secondo Pia menemukan sosok pria dalam kondisi telanjang dengan tangan terlipat di selangkangan. Dari beberapa titik ditubuhnya terdapat…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Toleransi”

Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, itu tandanya warung angkring Mbak Mini makin kemruyuk alias ramai saja pastinya. Suara laki-laki dan perempuan memenuhi setiap sudut meja-meja kayu klasik. Obrolan mulai dari hal yang tidak penting sampai ke hal yang lebih tidak penting lagi ada semua, keluar dari mulut-mulut manusia sederhana dan bijak ini. Angkring Manner…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Catur Sila?”

Pemahaman tentang sisi lain dari benda atau sistem memang membutuhkan karakter yang mendalam. Sekarang kita hidup di negara yang besar, teduh dalam bersikap dan manusia-manusianya adalah visioner. Namun sayang, pandangan yang bernilai tinggi itu tercemar dengan konsep berpikir yang kontradiktif, agitatif dan cenderung ke supersif. Angkring Manner hadir sebagai sebuah jawaban atas kegelisahan pemikiran yang…

[Continue reading]

SYEKH SITI JENAR “Folklor Atau Dogma Konvensional?”

KESESATAN SYEKH SITI JENAR SEMAKIN DIKUATKAN DENGAN TUDUHAN BAHWA IA TAK LAGI SHOLAT, PUASA DAN BERHAJI, BERZAKAT DAN IBADAH-IBADAH LAINNYA SEBAGAIMANA KETENTUAN SYARIAT >>> Sejak abad ke 16, bagi kerajaan Islam Demak yang didukung oleh Wali Songo, Syekh Siti Jenar alias Syekh Lemah Abang adalah ulama sesat yang kemudian dihukum mati. Alasan dan cara penghukumannya…

[Continue reading]

DEMIKIAN AKU KATAKAN “Di Mana Keberadaan Cheryl”

## Kepada siapa aku tanamkan ini Demikian aku katakan semenjak aku tahu di mana mereka berpikir Lalu, siapa yang akan menjagaku nanti Di mana aku akan berperan dalam katalog manusia Langkah ini sudah mulai menepi Sudi mencari siapa yang akan menanyaiku dalam malam Selesai aku berperan maka aku akan segera pergi Pergi meninggalkan semua ini…

[Continue reading]

HENING “Sentuhan Itu Nyata”

Aku melihat detik-detik kehidupan lambat laun habis, namun keinginan-keinginanku masih belum terpenuhi. Suatu perjalanan panjang terbentang di hadapanku, sedangkan aku tiada bekal untuk jalan itu. Ah! Aku berdosa secara rahasia, tidak pernah orang lain mengetahui dosa-dosaku yang mengerikan. Tetapi esok, rahasia dosa-dosaku ditampakkan dan ditunjukkan kepada Tuhanku. Ah! Aku berdosa terhadap-Nya, walaupun hati merasa takut,…

[Continue reading]

DIALOG DENGAN TUHAN “Perjanjian Esktradisi”

Manusia ini mengeluhkan ketika ia membuka mata, membuka segala macam ingatan yang ada. Sore itu, segala duka menyelimuti perihal kabut yang belum terurai dengan baik. Aha…kata salah seorang wanita yang berdiri di sudut gubuk. Beginilah indahnya dunia katanya berkaca-kaca…lalu bagaimana kau mengatasi ini semua? Inilah dialog dengan Tuhan, mengetengahkan perbicangan sederhana seputar manusia dengan jiwa…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Makam Keramat”

Jogja sudah memasuki musim hujan, setiap pagi cerahnya tertutupi oleh mendung yang kelam, malamnya pun demikian, tak jauh dari pagi, namun suasana di angkring Mbak Mini tetap saja “kemruyuk” di datangi pembeli dari berbagai macam kasta masyarakat. Seperti biasa, Angkring Manner malam ini akan menghadirkan satu obrolan sederhana dari manusia-manusia yang tidak kaya dan tidak…

[Continue reading]