DIALOG DENGAN TUHAN “Kafir Miskin”

Ada di sudut rumah, ada di pojok warung dan ada di dekat mimbar bahkan ada di atas Jeep buatan orang kafir (katanya)…. Manusia           : Tuhan, saya membela-Mu dan agama-Mu Tuhan              : Siapa kamu? Manusia           : Saya manusia Tuhan Tuhan              : Pantes! Sombong! Manusia           : Ada apa Tuhan? Tuhan              : Orang yang mengkafir-kafirkan orang itulah orang kafir, sebab urusan kafir itu hak-Ku!!, manusia tidak berhak menghakimi manusia lain. Manusia hanya berbuat baik sesama manusia, jangan bodoh jadi manusia, gunakan akal! Bahkan kau tidak pantas menyebut dirimu…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Saya Bukan WNI”

Apakah pengakuan membutuhkan sebuah jawaban? Justru menariknya di situ, ketika kita sudah mengetahui bagaimana kondisi suatu negara, maka perintah selanjutnya adalah ;….ikuti jawabannya berikut ini Kang Meleh     : Kasus WNI di sandra di Malaysia, piye kwi Kang terusan? Kang Guru      : Memangnya itu WNI yaa? Kang Meleh     : Lho lha iya sama seperti kita Kang, ndak ngikuti beritanya? Kang Guru      : Ah enggak ah, saya bukan WNI kok Kang Meleh     : Weh ati-ati Kang bisa dipermasalahkan Kang Guru      : Sampean WNI Kang? Kang Meleh     : Jelas! Kang Guru      : Warga…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Apa Bedanya Indonesia Dengan Endonesia?”

Negara itu sebuah warung yang isinya penjual, pembeli, makanan dan penjagaan yang dilakukan secara batin oleh si pemilik warung. Namun dalam era yang katanya reformasi, negara justru malah dibalik maknanya tanpa sadar. Seperti apa pembahasannya, ini dia Angkring Manner, sebuah perkumpulan orang-orang bodoh… Kang Meleh     : Endonesia nanti malam akan tanding bulu tangkis Kang Kang Guru      : Endonesia? Negara mana tu? Kang Salim      : Hahaha, Kang Guru senengane lho guyon, ya negara kita lah Kang Sunat     : Heem, cukanya bercanda Kang Ijo          : Sehat Nat? Kang Sunat     : Kwe meneh…sirik!…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Apa Bedanya Orang Besar Dan Bermanfaat?”

Dikotomi yang selalu ada dalam kehidupan adalah bukti bahwa Allah itu nyata, memberikan dua kategori untuk tidak dipilih, tetapi hanya untuk di pahami dan dicari terus menerus…apa itu? Kang Salim      : Anakku tadi saya ajari untuk menjadi orang besar dan juga bermanfaat Kang Ijo          : Lho..salah itu Kang, harusnya diajari menjadi anak yang bermanfaat dulu, dengan anak yang bermanfaat itu nantinya akan menjadi besar dengan sendirinya. Kang Salim      : Kalau anak bermanfaat dulu salah ya Kang? Kang Ijo          : Tidak! Hanya saja kurang tepat, dengan alasan takutnya akan tergelincir menjadi…

Selengkapnya

DIALOG DENGAN TUHAN “Konsep Bersuami Istri”

Masih ada beberapa manusia yang tidak paham bagaimana memaknai sesuatu untuk masa depannya, manusia diberikan akal untuk berpikir, hati untuk merasakan dan jiwa untuk bertindak, maka ikatan kedua yang muncul setelahnya adalah keluhan tentang hidup…terlebih bagi pasangan suami istri, seperti apa, ini dia si jali-jali… Manusia           : Tuhan kapan aku akan menikah? Tuhan              : Pahami dulu apa makna nikah Manusia           : Memangnya apa Tuhan? Tuhan              : Menikah itu ada empat konsep, yang pertama antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan alam, manusia dengan manusia  dan antara pemerintah…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Masih Perlukah Sertifikasi Halal?”

Kadang cara berpikir seseorang itu terbalik, mereka tidak bisa membedakan mana yang seharusnya dan mana yang semestinya. Apakah pikiran itu semua bersumber dari wujud yang nyata? Apakah pikiran akan memikirkan manusia di dalamnya? Berikut ulasannya, apakah masih perlu sertifikasi halal? Kang Salim      : Kang, saya kemarin ketemu dengan saudara saya di Bandung, dia mau buka restoran di sana, nah saya ditanyai soal bagaimana proses mencari sertifikasi halal, mana saya tahu Kang Kang Guru      : Lho ngapain juga cari sertifikasi halal? Emang masih perlu Kang? Kang Salim      : Lha….bukannya itu penting…

Selengkapnya

DIALOG DENGAN TUHAN “Kalian Menyembah Siapa?”

Manusia itu bukan sumber tapi sering sesumbar, entah mereka bangga dengan “kepintaran” atau dengan kebodohan mereka yang justru meletak dalam diri mereka masing-masing.. Manusia           : Tuhan…terima kasih Kau telah memberikan kesempatan kepada kami Tuhan              : Kesempatan apa? Manusia           : Kesempatan menyembah-Mu Tuhan              : Menyembah-Ku? Yakin? Manusia           : Selama ini kami bersujud hanya menyembah-Mu Tuhan              : Kalian menyembah siapa? Kalian hanya menyembah sifat-Ku bukan Aku Manusia           : Kenapa Tuhan? Tuhan              : Sebab dasarmu adalah ketuhanan dan bukan Tuhan! ~Dwipa~  

Selengkapnya

LIBERALISASI IAIN “Berkembangnya Pemikiran Liar”

Seharusnya dalam Islam tidak usah ada istilah poligami, karena pernikahan yang sempurna itu adalah monogami… Banjir bantahan dari pihak UIN yang menolak ada liberalisasi di tubuh kampus tentu sah-sah saja. Argumentasi bahwa penyerapan pola pikir barat dalam tubuh UIN, tidak berarti menghilangkan identitas keislaman yang masih bersandar pada Al-Quran dan Hadits, boleh-boleh saja digunakan. Namun faktanya, asimilasi pemikiran barat terlanjur membuat mahasiswa dan dosen terbelah. Kelompok pertama adalah mereka yang mempertahankan koridor Al-Quran dan Hadits. Kedua, mereka yang sudah berani memasuki wilayah rawan bernama ijtihad dengan cara membebaskan pemikiran  “sebebas-bebasnya”.…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Untuk Apa Ada Pager Rumah?”

Makna itu ada di mana-mana, makna juga ada di dalam diri manusia, otak manusia dan akal manusia. Makna akan menterjemahkan bagaimana kehidupan yang sesungguhnya, saya ambil contoh pager rumah kita, untuk apa diadakan pager, berikut penjelasannya… Kang Meleh     : Kang tadi pagi saya liat sampean baru ngecat pager rumah, mau ada acara po? Kang Ijo          : Ndak Kang, biasa biar nampak bagus saja Kang Kang Meleh     : Kalau cuma bagus tapi gak tahu maknanya ya percuma Kang Kang Ijo          : Makna ngecat? Kang Meleh     : Bukan Kang Ijo          : Emang…

Selengkapnya

ANGKRING MANNER “Rukun Islam Dalam Agama Hindu”

Kehati-hati-an manusia harus lebih diperhatikan, dunia sedang bergejolak melalui agama dan keyakinan masing-masing, sehingga untuk menjadikan persamaan dalam tiap sekte agama, dibutuhkan perbedaan dalam memandang persamaan… Kang Salim      : Kang, saya mau nanya, kata teman saya, dalam Islam itu ada rukun Islam yang sama dengan di agama Hindu, bukannya Islam dan Hindu berbeda ya Kang? Kang Sunat     : Oh jelas berbeda Kang, setahu saya sih tidak ada, artinya pemahaman Islam tentang Islam berbeda dengan Hindu. Kang Meleh     : Lhoo…ada Kang, Islam dengan Hindu itu ada yang sama dalam rukun Islamnya…

Selengkapnya