ANGKRING MANNER “Mahasiswa Dalam Botol”

Siapa yang dianggap berprestasi dan siapa yang tidak adalah hak prerogatif masyarakat, bukan perseorangan. Dalam kancah dunia politik ini dikenal dengan sebutan “Politik Praktis” maunya yang praktis-prakris saja…

Kang Ijo          : Wah…sempurna sekali demo hari ini.

Kang Sunat     : Demo opo Kang?.

Kang Ijo          : Demo roda tiga Nat!.

Kang Sunat     : Kwi bemo Kang.

Kang Ijo          : Demo mahasiswa menuntut perubahan di tatanan pemerintahan.

Kang Sunat     : Ah…mereka hebat ya berani demo.

Kang Ijo          : Iya saking hebatnya mereka menjadi raja dadakan dengan menduduki portal-portal jalan.

Kang Sunat     : Mereka nuntut perubahan yang seperti apa sih Kang?.

Kang Meleh     : Wooo mahasiswa to yang suka bermusyawarah itu yaa..sek sek, itu musyawarah atau musyaparah ya…

Kang Ijo          : Mereka itu kaum intelektual yang cerdas membawa perubahan meski hanya sebatas pandangan botol cola.

Kang Meleh     : Lho, jadi….

Kang Ijo          : Ya…mereka berteriak “Yang benar adalah benar, yang salah adalah salah.” biar golongan atau saudaramu sendiri, kalau salah tetap kau salahkan, biar kelompok memusuhimu, kalau mereka benar tetap kau benarkan. Pertanyaannya sederhana : “Berapa tahun engkau sanggup menyangga kebenaran pertanyaannmu itu di dalam berbagai macam pengalaman hidup yang sangat menyeretmu ke nilai yang sebaliknya?”

~Dwipa~

 

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *