ANGKRING MANNER “Antara “Tuhan” Dengan “tuhan””

Keduanya mempunyai “potensi” dan “ideologi pasar” tersendiri. Yang satu bergaung dan yang satu menggaungkan ketidaktenarannya, makanya ia menggaungkan karena ia tahu bahwa ia tidak terdengar keberadaannya.

Kang Sunat     : Siapa mereka Kang?

Kang Ijo          : Itulah pertarungan sengit keduanya!

Kang Sunat     : Apa perbedaannya?

Kang Ijo          : Yang satu menggunakan t besar dan yang satu t nya kecil.

Kang Sunat     : Lalu?

Kang Ijo          : Ah…sampean blo’on juga ternyata. Yang t nya besar otoritasnya jelas sangat tinggi, sedangkan yang t nya kecil itu adalah keberadaan manusia dan dunia di saat manusia sedang plesiran ke luar rumah.

Kang Sunat     : Bagaimana penjelasannya?

Kang Ijo          : Dengan demikian, tuhan akan terus menjadi dan dijadikan tuhan atau kiblat dari kemauan dan kemaluan manusia, ia bersifat subjektif. Seperti; keinginan, harta beda, sifat manusia. Siapa yang mempunyai otoritas paling besar? Harusnya Tuhan, bukan tuhan! Lalu siapa tuhan mereka? Jurnalisme, media tv, koran,koran dan media sosial, itulah guru para anak cucuk kita sekarang!

~Dwipa~

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *