WISMA SEROJA “Mereformasi Reformasi”

Empat jam diskusi baru mulai terasa inti memanasnya, obrolan semakin “kacau” tapi masih berada di ranah yang pas entah itu pas-ti melenceng, atau pas-ti ngawur, tapi lagi-lagi ndak masalah, selama Wisma masih ada dunia akan terasa tetap “tidak aman!” Obrolan berkisar pada reformasi, sebuah kultur budaya Indonesia yang kalau dilihat makin “menyeramkan” di dalamnya. Padahal kalau…

[Continue reading]

SEDEKAH MATA “Dalam Kurung Aku Tutup Mata”

Ada yang biru, ada yang merah, ada yang hijau dan ada yang tidak ada. Semilir angin pinggir kota besar memberikan tujuan khusus tentang bagaimana menjadi manusia di dalam manusia. Perannya hanya men-sedekah-kan yang seharusnya disedekahkan. Kurang dari semenit “pahala” itu mengalir sederas hujan sore, aku jelas masih duduk bersandar di tongkat besar, mataku tak pernah…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Aku Belum Bertemu Kekasihku”

Malam bukan hanya mampu menjelaskan kepeduliannya, ini tingkatan tertuntas dari tidakbisanya pagi memerankan perannya sebagai sebuah pesan, sungguh dalam dimensi yang tak terkira. Elsa menyendiri di sebuah tepian taman. Ia membuka surat, menterjemahkan suara-suara alam, ia takjub akan hukum cinta yang mengira semua akan terhenti pada saat ketemu. Lalu, apa? Bukit melihat Elsa dari balik…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Prof Hidden, Cepetan Dikit Dong Mandinya”

Gubrak seorang terjatuh dari kursi angkring, setelah sekitar lima jam tertidur. Dia bangun dan mulai bingung tentang keberadaannya. Kang Sunat : Karung po itu? Kang Meleh : Setan!, ini aku! Kang Sunat : Tumben Kang tidur di sini, pantesan sore tadi aku cari di kolong gak ada! Kang Meleh : Saya capek Kang, semalam habis…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Lali Marang Gusti”

Saya tidak membeda-bedakan apakah yang datang dari golongan manusia, jin, hewan, atau kah setan dan iblis merek apapun. Mereka datang ke Wisma Seroja ya saya terima sesuai dengan A-D-A-R-T. seperti malam ini, dua orang datang ke Wisma dengan penuh semangat ingin mempresentasikan puisinya, kabarnya mereka mau ikut lomba yang hadiahnya bisa memeluk Tuhan gratis. Dia…

[Continue reading]

RE-SPIRITUALIZING GOVERNANCE “Ketika Sains Bertasbih”

Masih banyaknya manusia yang belum mengetahui bahwa bertasbih adalah bentuk primordial paling primer bagi mahkluk ciptaan Allah. Kita bisa menyaksikan kecenderungan setiap mahkluk kembali ke-“asal-nya” menuju keotentikan menemukan jati-dirinya. Manusia sebagai mahkluk sosial bisa saja menguasai iptek, di dalam hatinya mungkin saja tidak ada ruang dan energi untuk eling kepada Tuhan. Kemungkinan lain adalah bisa saja…

[Continue reading]

SARJANA, YAKIN? “Sekolah Itu Penting, Makanya Sekolah, Supaya Tau Sekolah Itu Ngak Penting”

Pada suatu malam saya berpikir, “apakah gelar dapat mewakili kualitas dari individu yang menyandangnya? Apakah embel-embel “sarjana” memang begitu signifikan dalam mempengaruhi nama baik seseorang?” Ada seorang sarjana yang telah lulus dari Universitas terkanlal di Indonesia, sebut saja namanya Kasdu. Banyak orang yang meragukan kemampuannya, apalagi kalau sudah bicara bahasa inggris, Kasdu tergolong nekad, dalam…

[Continue reading]

PEREMPUAN ITU BERNAMA ERLIN

Suatu hari, ada seorang anak perempuan, sebut saja namanya Erlin, dia hidup bahagia bersama keluarganya yang dikasihinya. Menjelang dewasa Erlin mulai mengenal dunia pendidikan kampus, ia bermain belajar bersama teman-temannya. Suatu hari Erlin tidak kelihatan dikampus, teman-temannya mencari, Erlin ternyata ada disebuah makam entah makam siapa di sana. Teman-temannya menghampirinya. “Ada apa Lin, kenapa beberapa…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Gorila Perokok”

Klempas,,,klempus,,,klempas,,,klempus, seperti bertamasya ke PJKA. Malam tadi tema diskusi di Wisma tentang Gorila dan rokok, sehingga disebut “Gorila perokok”. salah satu penghuni Wisma yang belakangan diketahui sangat membenci rokok mengkritik keras bahwa rokok itu bla,,,bla,,,bla. Yang pojok belakang deket gerbang, juga tak kalah, hanya saja dia lebih syahdu, berangkat dari kecemasan nenek moyang dan ujungnya…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Gorila Perokok”

Klempas,,,klempus,,,klempas,,,klempus, seperti bertamasya ke PJKA. Malam tadi tema diskusi di Wisma tentang Gorila dan rokok, sehingga disebut “Gorila perokok”. salah satu penghuni Wisma yang belakangan diketahui sangat membenci rokok mengkritik keras bahwa rokok itu bla,,,bla,,,bla. Yang pojok belakang deket gerbang, juga tak kalah, hanya saja dia lebih syahdu, berangkat dari kecemasan nenek moyang dan ujungnya…

[Continue reading]