ANGKRING MANNER “Setengah Cantik!”

Orang itu sekarang banyak yang sakit tapi dokternya bingung! Apa yang didiagnosis tidak dapat dideteksi. Masalahnya hanya dua, kalau tidak dokternya yang ilmunya cetek, ya memang manusianya yang perlu di tatar. Kang Ijo : Manusia sempurna dilihat dari mana ya Kang? Kang Salim : Kalau saya melihat, kesempurnaan manusia tidak ada Kang, sebab manusia memang…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Penyampaian Sang Takdir”

Ada yang mau bilang A ternyata malah B, ada yang ingin sekali mendapatkan C justru D yang di dapat. Yang anehnya, ada yang tidak menginginkan, justru diberi oleh Tuhan. Ada apa ini? Apakah dunia sudah terbalik? Kang Sunat : Dunia memang sudah terbalik Kang! Isinya kacau balau! Kang Meleh : Saya setuju untuk kali ini!…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Kebahagiaan dan Dunia Yang Tak Membahagiakan!”

Kosong adalah isi, dan isi adalah kosong! Bahagia adalah wujud kesengsaraan yang terpontang-panting dalam dunia imajinasi! Sedangkan ketidakbahagiaan adalah simbol bahwa kau siap menerima kebahagiaan! Cangkir : Ukurannya sederhana dalam bahagia. Air : Tidak sombong! Teh : Jadi yang sombong itu malah tidak bahagia? Air : Iya! Gula : Lha terus yang tidak bahagia dan…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Badanmu Gatal Otak mu Tak Berakal!”

Diajak sederhana malah di bikin susah. Diajak susah malah ngamuk dan menyederhanakan jalan pulang. Itulah intrik seni dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak paham apa yang diucapkan, didengar dan diisyaratkan! Gula : Apa yang menyebabkan dimensi itu retak? Cangkir : Ketidakpahaman! Air : Manusia memang gudangnya tidak paham! Teh : Setidaknya manusia sudah mencoba ketidakpahaman. Itu…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Sepi Itu Cermin Diri!”

Kenapa manusia sering merasakan kesepian dan cenderung untuk mencari keramaian? Manusia sudah sesat! Tak terkendali. Apa yang dikatakannya kadang melenceng jauh dari sudut penerawangan manusia lainnya. Cangkir : Sepi itu sebenarnya apa dan bagaimana? Gula : Ya tidak ada aktivitas apapun! Air : Mati! Teh : Sepi itu tetap beraktivitas. Sepi itu adalah cerminan diri…

[Continue reading]

MATI SATU, TUMBUH MATINYA

Sebuah percakapan terjadi di ujung warung rokok tak jauh dari rumahku. Sore!, dua tukang becak ngobrol tentang penumpang. Tukang becak pertama dengan wajah sumringah bak penjudi habis menang taruhan, dan sebatang rokok sisa mengatakan bahwa dirinya hari ini mendapatkan penumpang begitu banyak. “Seger Kang?” tanya tukang becak kedua, “Ya…seperti biasa, pasien banyak hari ini sampai…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Pilihan Yang Sesat!”

Satu atau dua atau bahkan lebih orang mencintai seseorang karena fisik. Tidak salah karena memang fisik itu menyenangkan! Tapi yang justru itu menjerumuskan orang adalah mereka salah melihat atau dalam bahasa sehari-hari salah lihat! Cangkir : Manusia lebih memilih apa yang dia lihat, bukan apa yang dia pikir dan rasakan! Air : Apakah itu salah!…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Strategi Meninggalkan Seseorang!”

Dusta itu seperti mendung yang tak pernah disinggahi oleh matahari gelap!. sedangkan hikmah itu wujud utuh dari kesempurnaan berpikir manusia. Tidak bisa sama atau tidak bisa beda tidak masalah yang penting sudah pernah melakukannya. Kang Meleh : Lalu enaknya diapain itu Kang? Kang Ijo : Kalau saya mungkin tidak terlalu dipikirkan, karena susah sendiri kalau…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Lubang Pesakitan”

Garis hidup itu wujudnya tidak bisa dilihat, bisa dirasakan tapi kadang memang aneh. Kadang-kadang berubah sendiri seperti malam yang dianggap gelap dan siang yang dianggap tidak gelap atau samar-samar. Kang Sunat : Uopo kwi? Kang Meleh : Nah itu lah salah satu kebodohan manusia! Kang Sunat : Kok gitu Kang? Kang Salim : Sing sabar…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “ Pisau Analisis”

Keheranan saya sudah tingkat tinggi, sudah tidak bisa dibendung lagi. Ada yang mengatakan bla,,,bla,,,bla,,, tapi kok bla,,,bla,,,bla,,,nya tidak bisa di bla,,,bla,,,blaa kan ya? Apakah memang seperti itu? Ataukah memang ada sistem yang tidak waras di dalam otak mereka? Kang Sunat : Apakah memang seperti itu ya Kang? Ataukah memang ada sistem yang salah atau mungkin…

[Continue reading]