ANGKRING MANNER “Tentang Kebaikan!”

Apa saja boleh dibilang buruk, dan apa saja bisa dibilang baik. Siapa saja bisa bilang baik dan buruk. Pertanyaannya adalah yang mengatakan itu sudah paham belum apa arti baik? Kang Meleh : Nah, masalahnya itu Kang. Banyak yang mengatakan ini dan itu tapi ternyata… Kang Ijo : Ternyata justru dia sendiri yang buruk kan? Kang…

[Continue reading]

MASYARAKAT DAUN KERING

Si itu begini bentuknya, kalau si itu apalagi lebih unik lagi moso mulut sama pantatnya duluan mulut. Ada sebuah paradoks yang hingga saat ini tidak bisa dipecahkan. Mulut sama pantat kira-kira lebih berharga mana? Ternyata yang bisa menjawab termasuk manusia setengah manusia, yang isinya ya Cuma setengah, otak, kaki, hati, pikiran, jiwa semuanya setengah. Gampang…

[Continue reading]

PROTES TANPA TAHU PROSES DAN PROGRESNYA

Ada seorang yang sedang berdiri didepan kandang Monyet, kata petugas, dia sudah dua hari di depan kandang, alasannya ingin mengajak diskusi Monyet. Lalu si Monyet datang dan mengatakan “Anda kebanyakan protes tanpa tahu progres dan prosesnya, jadinya ya mentok Cuma jadi manusia, tidak bisa jadi Monyet” #dwipa@dan#

[Continue reading]

NYANYI SAMBIL MAIN SERULING

Apakah ada yang bisa mewujudkan kegilaan saya pada kebodohan? Apakah ada yang bisa menyanyi sambil main suling? Apakah ada yang bisa memberikanku kepuasan dengan melihat konser tunggal itu? Ternyata tidak ada yang lebih bodoh daripada saya. Dan sayalah sarjana paling bodoh diantara Sarjana di sana dan sini. #dwipa@dan#

[Continue reading]

GELANG KALUNG MBAK RATNA

Tetangga saya namanya Mbak Ratna, sudah menjanda tiga tahun. Banyak laki-laki yang ingin memperistrinya. Suatu waktu seorang saudagar Balon panjang datang untuk melamar. Mbak Ratna terima dengan syarat bisa mencarikan dimana gelang dan kalungnya. Si laki-laki itu tidak bisa menemukan harta Mbak Ratna. Hari kedua datanglah Juragan beras Rojolele, datang dengan BMW melamar Mbak Ratna,…

[Continue reading]

WISMA SEROJA “Huruf Pertama”

Siapa yang kira makan tidak harus nasi, bikin orang diam tidak harus dengan suara keras, sebab kita tahu apa yang dibutuhkan manusia-manusia cetakan batako jaman sekarang. Kang Salim : Apa Kang? Kang Sunat : Manusia cetakan batako itu lalu bentuknya pie Kang? Kang Ijo : Persis sampean Nat. Kang Meleh : Kasih saja huruf pertama…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Dimensi Kebencian Perempuan”

Ada hal-hal yang menjadi ukuran untuk menyenangi dan membenci. Dan hal itu menjadi pribadi yang nyata bagaimana mewujudkan dimensi-dimensi kebencian. Kang Ijo : Apa Kang? Kang Guru : Hal yang paling dibenci oleh laki-laki adalah sikap diamnya perempuan. Kang Sunat: SETUJU! Kang Ijo : Wohhh banter! Kang Guru : Dan hal yang paling dibenci oleh…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Tidak Harus Sempurna Untuk Menyempurnakan”

Ada hal yang perlu dibahas, dan ada hal yang perlu disampaikan seadanya, tapi ada juga hal yang memang perlu untuk dipikirkan. Tetapi apapun hal itu tidak bisa dipisahkan dari manusia dan pikirannya. Sesama manusia harus saling berbeda. Kang Salim : Berbeda gimana Kang? Kang Guru : Ya berbeda untuk menyamakan. Kang Sunat : Maksudnya? Kang…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Tiga Bantahan!”

Mungkin saja lho, tapi ini hanya kemungkinan saja, siapa tahu memang benar. Dan kalau benar, ya berarti tidak salah, itu saja. Kang Sunat : Opoe Kang? Kang Meleh : Katanya sih Nat! Kang Sunat : Lha iya, gimana? Kang Meleh : Aku dengar, katanya ada tiga hal yang tidak boleh dibantah? Kang Sunat : Apa?…

[Continue reading]

JADWAL NGEMIS DEPAN BANDARA

Hari ini jadwal ngemis saya ada di depan Bandara Adisucipto Yogyakarta. Saya ingin melihat langsung bagaimana senior-senior saya bekerja paruh waktu untuk mematikan pikirannya sendiri. Tak berapa lama saya bertemu dengan seorang pengemis modis mengenakan kebaya, ber ID Card, bawa map, sepatu pantofel, rambut klimis, eh ternyata mahasiswa, saya kira mahasiswa, ternyata memang benar mahasiswa….

[Continue reading]