FAKULTAS LINGKAR PANDANG

Belum lama ini, UNIVERSITAS SEROJA meresmikan fakultas baru yang namanya fakultas lingkar pandang. Sebuah wadah bagi kaum “tertinggal” untuk tidak mengejar ketertinggalannya. Sebuah makna yang hancur lebur kami bangun dengan tujuan meluruskan konsepsi berpikir. Pada hakikatnya FAKULTAS LINGKAR PANDANG merupakan kesimpulan dari beberapa asumsi tentang cara dan tata cara berpikir. Seseorang (malam itu jam 03.00)…

[Continue reading]

TRADISI LOGIKA

Kalau saya bakar dupa di depan Masjid apa kata marbot? Kalau saya duduk di pinggir kuburan, apa kata juru kunci? Kalau saya pakai baju Hindu apakah saya jadi Hindu? Kalau saya makan soto bareng Pastor atau Romo apakah saya lantas masuk agama mereka? Tradisi logika sudah berangsur “membaik” dari kekurangajaran persepsi tanpa tedeng aling-aling langsung…

[Continue reading]

DIALOG DENGAN TUHAN “Perintah Kepada Yang Diperintah!”

Manusia : Tuhan, saya protes! Tuhan : Kamu manusia? Manusia : Iya Tuhan, ada apa? Tuhan : Aku menyesal menciptakan manusia, tapi Aku harus tanggungjawab dengan perintahKu sendiri. Manusia : Siapa sebenarnya yang Kau perintah? Tuhan : Setiap manusia punya dimensi kekerasan hati masing-masing, Aku sangat tahu soal itu. Siapa yang memerintahkan menyembah dan siapa…

[Continue reading]

KAUM ESTABLISHMENT

Orang yang tidak percaya adalah orang yang belum mengerti. Laut bisa dibelah Musa, kesucian Muhammad bisa memahnet Buraq, jaringan komputer setidaknya pernah kita kuasai dan tetek bengeknya soal kemesraan dengan lainnya. Ada hal yang dinamakan kaum establishment, sebuah kaum bermodal sedikit yang sering meneror anak-anak, kaum muda, tetapi tak jarang juga memberikan motivasi hidup. Keduanya berjalan…

[Continue reading]

EKSTASE

Ketika saya berdoa, muncul kesadaran diluar diri saya bahwa saya ini tidak pantas berdoa. Di sisi lain, seseorang berdoa sampai terisak berirama, dia tidak sadar dimensi oktagonalnya sudah mencapai titik nadir paling bawah. Sebenarnya yang disebut khusyu atau fokus itu apakah titik nya ke bawah sadar atau meninggi sampai batas yang tak terkendalikan? Setiap manusia…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Halte Jeng Mira!”

Selatan SEROJA, Angkring Manner baru heboh dengan beredarnya nama Mira. Sosok misterius yang seminggu belakangan menghantui warganet AnGkring MaNner. Kang Sunat : Ada apa lagi? Masih sama dengan kemarin? Kang Meleh : Iyo Nat, masih sama dengan kemarin, siapa yang dia? Kang Sunat : Sudah dicari tahu? Kang Meleh : Jelas belum! Kang Guru :…

[Continue reading]

KUTUB KEBATINAN

Disamping “berguru” kepada realitas, saya pernah bercermin kepada keangkuhan, kezaliman dan kesombongan. Anggap saja itu rutinitas sehari-hari agar tak terdeteksi para pencari kesalahan. Pada dimensi yang berbeda, ada satu aliran yang memburu terus menerus, membawa arus bawah sadar manusia sampai ke hulu pertemuan sejati. Sebagai yang ditinggalkan, alam semestinya sadar dan memberikan keagungannya untuk meresmikan…

[Continue reading]

LAPAR EKSISTENSI

Dititik mana anda meletakkan kemampuan untuk meregangkan otot syaraf anda? Pada hal yang demikian, sangat jauh ukurannya dengan kemampuan seseorang untuk terus menilai orang lain. Saya melihat beberapa kolom derita di koran-koran, para penatap cendekia menerawang dengan segala eksistensi diri yang melebihi kodrat diri sendiri. Ini bukan soal ukuran teks-teks sejarah, ini soal seberapa jauh…

[Continue reading]

EFEK DOMINOLOGI

Beberapa hari ini saya disibukkan dengan hal-hal yang tidak bisa sekali dimengerti, perubahannya sangat dahsyat, wadah-wadah keterampilan sesaat muncul menjadi sosok hero yang menggetarkan pasar swalayan. Tidak ada yang terdeteksi oleh ekor zaman, mereka memilih untuk mencap diri sendiri dengan makanan-makanan basi. Terutama untuk beberapa langkah ke depan yang kata orang disebut “Tidak manusiawi” Percayalah…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Siapa yang bernama Siapa?”

Semua hidup itu tentang siapa, coba saja anda berpikir tentang siapa yang menciptakan semuanya? Perhelatan dunia tersebar dalam perjalanan hidup yang berliku-liku. Tuhan itu sempurna, sesempurna jalan pikiran tentang siapa yang ada dibalik ini semua. Kang Meleh : Siapa? Ada apa dengan siapa? Kang Sunat : Siapa? Memangnya siapa yang dibahas? Kang Salim : Berarti,…

[Continue reading]