GOSIP MASUK EMPANG!

 

Gosip kiri kanan menggelegar, pasokan kebenaran mulai menipis, beberapa tentara sibuk mengisi amunisi, sebentar lagi perang!

Apa ini? ini apa? apakah ini bisa diapakan? Siapa yang ini, dan itu siapa? Lalu siapa ini dan itu, sudahlah kapan-kapan saya jelaskan! Tapi sekarang kita masuk ke sesi terakhir. Ember-ember diisi penuh! Mengisyaratkan kelakar masyarakat kekurangan “sumber hidup” saya lelah untuk terus menulis, tapi saya senang sebab saya bisa lelah, karena seseorang yang lelah tandanya ia berpikir. Tenang saja, anda saya doakan tidak akan pernah lelah, sehat terus.

Saat ini, keadaan sosial sudah membusuk, anak-anak PAUD sudah mulai keluar sarang, mengintip “aktivitas” orang dewasa dan mempraktekkannya pada mata pelajaran muatan lokal. Ini sungguh -sungguh terjadi, beberapa orang dewasa dikutuk zaman menjadi produk pasar. Pikiran anak muda sekarang sudah terlalu tinggi, sampai-sampai untuk menghitung jumlah bulu ketek emaknya saja harus minta bantuan DAMKAR dan PETUGAS SENSUS.

Perhatikan kiri kanan anda, siapa tahu ada dua atau tiga orang sedang mengawasi dari sisi-sisi yang lain. Bukan diancam, tapi sekarang, rasa malu sudah diobral sedemikian murah, sehingga batas senyum manusia semakin hilang, bahkan kaku di air keras! Sampaikan salam saya pada kebudayaan kolektif yang selalu mengetengahkan kejujuran dan menghargai sesama. Kalau saja Tuhan muncul di depan sebuah kongres kepemudaan, maka hanya ada dua pilihan, Tuhan akan mancabut semua fasilitas atau Tuhan ikut kongres demi menyadarkan ciptaan-Nya yang maha “sempurna.”

Banyak (lebih dari jutaan) orang di Indonesia yang minim pengetahuan tentang “rasa tidak tahu” yang dipupuk adalah rasa tahu dan mengetahui seseorang, semuanya dimentahkan dengan alasan “senioritas” kelas teri. Saya harus berterima kasih kepada siapa saja yang sedang menemukan aspirasi berjenjang. Sayangnya itu analogi sia-sia. Jangan pernah percaya pada sosok-sosok “cantik” dibalik balutan sutra biru dan abu-abu, entah siapa dia, tapi ada!

 

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *