TIDAK ADA YANG KONSISTEN!

 

Dunia terlahir sebagai akibat sengketa waktu, aktivitas manusia tidak satupun yang sesuai dengan proposal kehidupan. Relevansinya justru menciptakan sifat destruktif sebagai bentuk pengekangan hak dan konsiderasi. Kalau saya hari ini jam delapan malam makan, besok malam di jam yang sama tidak sama, sebab sudah berbeda hari, dimana kesamaannya? Aktivitasnya? Apakah sama persis? Apakah akan ada hal yang benar-benar persis? Itu mustahil! Tuhan saja tidak menciptakan manusia dalam sebuah konsistensi, meski kembar tetap ada perbedaannya. Jadi, tidak ada yang sama persis dalam rekayasa perjalanan ini.

Jadi, apa yang disebut keberlangsungan? Dimana letak keberlangsungan? Bahkan komunikasi setiap hari pun tetap inkonsistensi. Anda pintar dan besok bodoh, itu juga inkonsistensi, anda juara apa saja juga inkonsistensi, anda tidak bisa apa-apa juga inkonsistensi, sebab inkonsistensi tiap manusia ada pada titik-titik tersembunyi yang jarang diketahui manusia lain.

Stigma positif dan negatif pun tetap berada pada jalur “neraka” tapi, apakah inkonsistensi termasuk dalam kemerdekaan berkehendak? Dimana kehendak logika beruntungnya? Apakah seseorang yang dipersulit merasa dipersulit? Jangan salah! Justru anda sedang mencetak mereka menjadi pribadi yang siap perang!  Berterimakasihlah kepada mereka yang menjegal langkah anda.

Sebenarnya agak paradoksal policy manusia ini, sekelebat bayangan dianggapnya kenyataan, bahkan dianggap sebagai sebuah jawaban doa. Apa yang terjadi pada pribadi dunia, tidak terlepas dari kengerian manusianya. Jangan berharap sedikitpun pada konsistensi, sebab anda dalam bahaya yang luar biasa. Penipuan ini sudah terjadi sejak manusia pertama diciptakan, sejak hukum dan alam bergentayangan di sudut-sudut dunia.

Manusia sendiri yang menjerumuskan pada tahap-tahap kehancuran permanen. Apakah ide akan terpecahkan jika inkonsistensi ini masih “live” dimana-mana? Atau justru sebuah hantu telanjang tanpa kelamin? Sudahlah! kapan-kapan saya jelaskan, yang pasti apa yang terjadi setiap detik pada diri anda adalah sebuah inkonsistensi akhirat! Padat!

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *