KERAJAAN PLASTIK “Bisnis Rumput Luar Angkasa”

  Satu hal yang tak bisa disebut kemungkinan adalah, bahwa dalam iklim kenegaraan dan kemasyarakatan yang serba tunggal, peluang pendidikan demokrasi dengan sendirinya dipersempit. Kaum muda lebih terdidik untuk berpura-pura sama daripada belajar fair dari dewasa terhadap perbedaan-perbedaan. Setiap yang tak sama dengan “yang tunggal” tak boleh muncul di permukaan, gaungnya dikubur hidup-hidup. Proses pendewasaan ini…

[Continue reading]

INTERSEKSSUALITAS

  Beberapa remaja di Jogja antusias dengan model dan merek pakaian keluaran terbarukan, apa saja yang menjadi maklumat zaman mereka serbu dengan alasan “SEKSI” Untaian doa dari zaman ke zaman di tangan mereka memperparah kondisi dan lingkungan sekitar. Mahasiswa, remaja, anak SMA, SMP bahkan anak PAUD melakukan perhitungan jumlah kegiatan seks mereka dengan cara-cara yang…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Selamat Nakal dan Tahun Saru!”

  Orang bilang sebentar lagi akhir tahun, terus di puas-puasin berkelakuannya. Dengan modal pengetahuan yang minim, seseorang bisa terjerumus masuk kandang babi, dikutuk menjadi nyamuk-nyamuk nakal yang terus menghisap darah perawan. Kang Meleh : Tapi bener Kang, pengetahuan yang minim itu justru membahayakan seseorang. Kang Ijo : Seminim apa pengetahuannya? Sampai-sampai mereka celaka dengan pengetahuannya…

[Continue reading]

ULTRA MAKSIAT

  Manusia sok tahu tentang rekonstruksi tujuan hidupnya, berseliweran mengangkangi mahkota peribadatan, mengaku pernah ini itu, suka ini itu dan kenal sana sini. Saya melihat secara garis logika, beberapa manusia sudah masuk taraf “konsiderasi” atau pergumulan dengan alam pikiran diri sendiri, hanya beberapa orang saja, lainnya saya masih mencoba menginvestigasi pikiran dan lubang biopori hatinya….

[Continue reading]

TERHIMPIT RINDU

  Hasil olah rasa malam ini menyudutkanku pada lembaran-lembaran konsekuensi yang harus dijalani. Pada kenyataannya, patah hati selalu menimbulkan perih berdera, sebab pada kenyataannya juga mereka yang patah hati selalu melihat segala sesuatu dari element yang tidak penting. Wajar bagi mereka yang selalu memandang patah hati sebagai saran untuk meratapi kehidupan, kehilangan dan rasa pesimis….

[Continue reading]

RUBRIK JALANAN

  Saya khawatir besok pagi bumi akan meledak, hancur berkeping-kepingan menjadi kepingan tanpa alokasi waktu untuk bertaubat. Ketika peristiwa itu terjadi bagaimana dengan kita? Bagaimana dengan mereka yang masih dalam keadaan memusuhi orang lain? Apakah mereka tidak menyesal? Kalau tulisan ini dipandang sebagai sebuah eskatologi memang selayaknya kita belajar soal itu, tetapi jika ada manusia…

[Continue reading]

MELAWAN MANUSIA ATAU MANUSIA MELAWAN?

  Manusia selalu melawan, bahkan jarang sekali ia tak melawan diri sendiri kalau tidak dengan tangannya (perwujudan, sistematisasi, pendidikan, sosial, kesehatan dan obligasi-obligasi yang harus segera dilunasi) ya dengan mulutnya serta dengan pikirannya. Ketahuilah, jiwa manusia selalu mengadakan perlawanan, pertentangan batin antara iya dan tidak, antara menghindar dari kenyataan atau menghadapi dengan kemuliaan? Atau antara…

[Continue reading]

CELANA DALAM SEMUT

  Apakah ada obrolan yang seksama? saya mencoba memetakan setitik kerendahan dalam mengagungkan celah masyarakat. Lalu, saya menggambarkannya pada sebuah kanvas haru. Ini kepastian yang sulit dicerna Bung! Kata salah seorang penjaga parkir. Sudahlah! Itu hanya setetes dua tetes perjalanan batin. Apakah anda percaya, manusia mempunyai kekuatan untuk merendahkan manusia lain? Saya tidak! Sebab manusia…

[Continue reading]

BADUT-BADUT DUNIA

  Bangun tidur saya melihat kotak melati di depan meja kerja sudah mulai layu. Berpikir! Apakah itu simbol waktu terus berjalan, atau apakah saya semakin mendekati kematian? Saya atau kita? Cobalah untuk menebak masa depan, bukan bermaksud mendahului Allah, tetapi memberikan kesempatan untuk mengalahkan ego. Kenapa harus didebatkan jika damai bisa menjadi solusi berkala? Apa…

[Continue reading]

DIORAMA KEHIDUPAN

  Awalnya biasa saja, sempat untuk berpikir bersembunyi di balik reruntuhan ego dan romantisnya kisah picisan kita, tapi aku mengira ini ada hubungannya dengan garis-garis kecenderungan antara aku dan kamu. Tingkat keberhasilan dalam memaknai keseluruhan yang telah terjadi dapat diwujudkan dalam skala yang terkesan kecil dulu. Ini sudah waktunya mengabadikan rentetan kejadian yang menggunung, bom…

[Continue reading]