TERLALU PAGI

  Aku berdiri pada persinggahan sementara, ujungnya berkabut, sisi-sisi pinggirnya meretakkan kepastian akan bertemu denganmu. Pada malam yang tak direncanakan, aku pun demikian, menghalau segala macam kenangan, mencegah dia bertelur dan menghasilkan sisa-sisa masa lalu. Sungguh aku berada pada tempat yang jauh, sementara jiwa dan kebahagiaanku masuk di tempat yang berlawanan arah. Kau masih duduk bersama dengan alunan musik tadi, sementara jiwamu mengembara mencariku, aku tidak kemana-mana, aku terpenjara pada sisi yang tak disebutkan. Percaya saja pada kesepakatan kita, disitu terjadi dua pemahaman tentang kita. Aku pada masa lalu dan…

Selengkapnya

TARIAN KISAH

  Malam menganggukkan kepalanya, tariannya seperti ukuran kepercayaan, siapa bisa menyeka air matanya? Dari jauh tampak seperti usapan cinta, memeluk dan melemparkannya di lautan lepas. Dengan demikian, siapa yang mengira dia adalah penari jalanan yang aku temui pada setiap jalur pemberhentian? Kesahihannya dalam menari kadang disangsikan beberapa pemuda, memukul-mukul tanah dan tertawa terbahak-bahak. Penari itu berlari, dia sedih tak ada satupun yang menganggapnya. Duduk diantara bebatuan besar, penari itu menatap ujung batas, berharap malaikat datang dan menyelamatkan kehidupannya. Aku datang dengan dua cara, pertama aku mencoba masuk melalui dimensi keberagaman…

Selengkapnya

NASEHAT MALAM

  Aku sedang rajin dan sibuk-sibuknya menulis puisi, latar ceritanya meyakinkanku untuk tetap duduk dan menulis. Suatu saat, tanganku berhenti menulis, aku tergetar oleh sergapan suara malam. Puisiku hancur berantakan, kisah di dalamnya berubah misteri. Ada apa dengan malam-malamku? Seperti sebuah awal, tapi ini berubah bahkan diubah menjadi akhiran. Mungkin malam marah padaku, dia tak memberiku izin untuk meneruskan puisi-puisiku. Atau aku yang terlalu bodoh tak bisa menerjemahkan pesan malam? Ribuan dasar pengamatanku pada malam mendesir, beranjak pada sisi-sisi yang tak nyaman. Suatu ketika aku memikirkan nasibku, apakah mereka akan…

Selengkapnya

MUNGKIN TELAH HILANG

  Saat sore bercengkrama dengan senja, aku memungut perih luka sedalam lautan, sementara laksana anjungan menyapa setiap bayanganmu, mengacaukan lamunan dan menyergap sederet kisah-kisah terlupakan. Diammu menjelmakan separuh kenyataan bahwa aku masih meninggikan egoku untuk menghadirkan cerita dalam balutan rindu. Sampailah kita pada sebuah dermaga, laut lepas membayang menyingkirkan seberkas sinar. Tak pernah tahu apa yang menghalau, yang aku tahu kau sudah berada di sana, jauh memandang tepian lautan. Pada akhirnya, kita hanya sebatas karang, mengorek dentuman kasih sayang, menghilangkan ribuan jam untuk diselamatkan. Seperti Putri Raja, kau hadir dalam…

Selengkapnya

KRITIK KINGKONG

  Kritik tidak wajib ada solusi! Bagi yang tidak paham bagaimana perseteruan antara pikiran dan kelakuan, maka jangan sekali-kali anda melakukannya. Kritik adalah destinasi, wisata dalam wujud kebenaran. Bahwa yang dikritik itu adalah benar, tidak juga, tapi kemungkinan untuk benar adalah setengah dari kesalahannya. Benar atau salah adalah bentuk perkawinan sejati, anaknya adalah kepastian untuk duduk di kursi kebenaran atau kesalahan. Semuanya mempunyai potensi untuk salah dan benar. Kritik dibangun, diciptakan untuk memberikan lubang pemikiran yang besar tentang potensi itu. Jadi, tidak wajib memberikan solusi. Seseorang yang diberikan solusi, itu…

Selengkapnya

KAPAN

  Aku lupa menghitung jiwa, sehingga aku lupa juga untuk memamerkannya pada setiap orang. Setiap kali aku berjalan entah kemana, selalu saja rasa itu masuk tanpa permisi, menyergapku dengan berondongan pertanyaan kapan mulai? Aku menepi di sudut jalan tak jauh dari tempat perapian. Memberikan waktu khusus untuk berpikir, supaya mereka paham aku sedang dalam keadaan terhimpit keras. Apakah ada yang bisa menghitung dan mengakhiri kapan? Kapan itu tidak ada awalan dan tidak ada akhiran, kapan itu adalah kapan, tidak bisa didefinisikan dengan apapun juga. Seseorang yang menerjemahkan kapan berarti dia…

Selengkapnya

DISKUSI GORONG-GORONG

  Sekitar sepekan lalu, aku mengunjungi desa di ujung Selatan Jogja, disana ada satu diskusi yang membicarakan tentang keadilan manusia. Bayangkan, sekelas petani dan beberapa buruh tani mampu berpikir tentang keadilan manusia. Ada satu hal yang unik, dua tiga jam aku ikuti arah diskusi itu, muncul satu pendapat yang “haram” bagi beberapa orang yang sok demokratis. Setiap orang diharuskan membunuh temannya, menjegal langkahnya dan menyita beberapa barang berharga. Itulah konsep keadilan bagi mereka. Mereka bukan agamis, bukan sosialis, kritikus, demokratis atau paham-paham isme lainnya. Mereka hanya berpatokan pada perasaan masing-masing…

Selengkapnya

DEFINISI KEMUNGKINAN

  Kita bicara kemungkinan, ada yang mengatakan dunia itu bulat, mungkin saja benar, ada yang mengatakan bumi tidak bulat mungkin juga benar. Kalau seseorang mengatakan dia paling berkuasa mungkin saja benar, tapi satu sisi ada kalanya dia pun bisa terjerembab dalam makna yang skeptis tentang kebenaran, itu juga mungkin saja benar. Ada yang mengatakan ilmu itu penting, bagi sebagian orang mungkin saja benar, ada juga yang tidak mau belajar dengan alasan ilmu tidak penting, yang penting bisa paham, itu pun mungkin saja benar. Kalau saya tanya bahkan letakkan kebenaran pada…

Selengkapnya

BURUNG PAK CAMAT

  Sudah dua hari ini Pak Camat sibuk dengan hobi barunya, memelihara burung yang konon katanya hasil pemberian Kerajaan di Malaysia. Bentuknya pun tergolong unik, hobi baru Pak Camat ini ternyata meruncingkan perselisihan antara istri dan kedua anaknya, mereka protes kenapa burung Pak Camat selalu diberikan asupan gizi menarik, sedangkan untuk membeli celana dalam anak istrinya, Pak Camat harus berhutang kiri kanan tetangganya. Pak Camat memang hebat, dengan burungnya, beliau sudah bisa menggaet janda sebelah rumah, istrinya pun blingsatan mengetahui suaminya main serong dengan perempuan lain. Janda itu selalu menyempatkan…

Selengkapnya

BAJAJ-KRASI

  Tidak ada yang benar-benar benar dalam dunia ini, semuanya tergantung persepsi, konsepsi dan argumentasi. Boleh bicara di depan Presiden menyatakan data A B C, silahkan anda berbicara soal kemiskinan, politik, atau sinetron atau apa saja, tapi pahami koridor penting dalam dunia kemasyarakatan bahwa etika dalam diri paling dalam (sukma) wajib dipelihara, di jamas (dimandikan) dengan dzikir dan ingat Tuhan, atau dengan cara “memanjakan” sukma dengan cara jangan menghina. Ketika masuk wilayah yang merongrong pasangan jiwa manusia antara hati dan jiwa, manusia berada pada tatanan yang fasih untuk mengeles dan…

Selengkapnya