DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 11” Misteri Pembawa Bunga

Suasana malam tidak terlalu terang, hanya ada beberapa lampu jalan yang menerangi desa. Suara jangkrik dan katak seakan tahu apa yang terjadi malam ini. “Dimana ini?” tanyaku,”Ini sanggar mereka, aku tahu dari Ayah”,”Hah!, apa-apan ini, kenapa, ah!”. Mereka menyambutku dengan sangat baik, “Silahkan masuk, apa yang bisa saya bantu?” tanya salah satu dari mereka. Kami…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 10” Misteri Pembawa Bunga

Alunan musik keroncong mulai mengalun, beberapa permainan tradisional dimainkan, egrang, benthik dan gobak sodor, sekilas aku masih ingat tentang permainan itu. Genggamannya masih aku rasakan, kehangatannya masih belum mau beranjak dari tepian kakiku. Sukma sangat sopan mempermainkan hidup, dia pandai untuk mengambil suasana, perkataan dan komunikasinya. “Semacam apresiasi seni kepada para leluhur” katanya dengan terus menatap…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 8 Misteri Pembawa Bunga”

Kenapa dia tahu, apa yang sebenarnya terjadi, siapa orang ini, dan Gadis, kenapa dia menyuruhku ke tempat ini, apa dia…ah, apa hubungannya dengan perjalananku selama ini, dia tahu apa? “Tahu apa Pak?, apakah Bapak tahu siapa yang saya maksud?”, “Besok lusa akan ada pertunjukan seni disini”,”Lalu…”,”Tunggulah sampai pertunjukkan itu selesai mungkin kamu akan dapat jawaban,…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 6 Misteri Pembawa Bunga”

Aku memilih diam bukan karena aku pendiam, aku memilih untuk menunggumu bukan karena aku ingin menunggumu, tetapi kau yang memilih untuk ditunggu dan kau juga yang memilih untuk dibicarakan dalam setiap sudut hatiku. Aku mengingatmu segenap-genapnya aku, sedangkan kau menafikanku seganjil-ganjilnya. Pergilah sejauh mungkin agar aku tidak bisa menyentuh cahaya itu lagi, aku akan tetap…

[Continue reading]

DENTING “Tidak Hidupmu Itu Hidup Nak!” Teruntukmu ; ~Denting Shahla Ilaika Lovata Maheswari~

Suara itu memecahkan kepekaan hati… Lagunan tersendat oleh sosok tegar… Ia hancur menjadi aliran darahmu… Ia juga meminta kepadamu untuk kembali… Kemana ia harus mencari, kepekaan itu sudah mulai sirna… Dalam wujud kehidupan, anakku! Kau sudah menterjemahkan aku… Aku mencarinya sedemikian rupa, semacam tentara kehilangan senjata Lama terdengar….aku hanya memanggilnya “sayang” Larilah sejauh mungkin, aku…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 5 Misteri Pembawa Bunga”

Aku merindukan sosokmu yang menerangi jalanku, cokelat matamu membirukan hati dan jiwa, lambat laun kusadari pentingnya hadirmu dalam sosok senja saat ini. Aku akan pergi mencarimu dengan segenap serpihan masa lalu itu, namun meski terkadang perih menikam dari belakang, aku tetap menahan segala bentuk ketidaktahuanku padamu. Senja ini terukir dalam kabut malam, laksana debu dalam…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 4 Misteri Pembawa Bunga”

Siapa dia, begitu sunyinya matanya, siapa dia berlari mendekati api itu, siapa dia, oh malam, iya, itu adalah malam yang mengguncang dunia, aku harus segera mencari tempat untuk istirahat. Sebuah perapian masih terasa hangat! Apa itu? Beberapa sinar masuk melalui mataku. Tenda? Siapa yang bermalam disini?, aku tidak memperdulikannya, tujuanku rumah di ujung bukit ini….

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 3 Misteri Pembawa Bunga”

Celah-celah sinar matahari menghangatkan badanku yang semalam mengigil karena kedinginan. Aku usap-usapkan tanganku, aku tiup, udara disini lumayan menusuk tulang-tulangku. Perapian yang semalam aku bikin bersama Gadis sudah mulai membeku seiring dengan datangnya matahari. “Sudah siap meneruskan perjalanan, mau kemana sekarang?” tanya Gadis, “Kemana arah mengarahkan kakiku”,”Aneh!”,”Kenapa?”,”Hanya mengejar fatamorgana, tidak ada jelasnya kemana arah dan…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 2 Misteri Pembawa Bunga”

Gadis itu mengerutkan dahinya berpikir soal nama yang Elsa sebutkan, “Nama apa?, kenapa harus ada nama? Kenapa dengan tanggungjawab?” Aku masih membisu diterkam oleh pertanyaan yang mematikan. “Istirahatlah besok kamu akan berjalan lagi”, “Tunggu” tanyaku,”Kenapa rumahmu ada di tengah bukit ini?, lalu bagaimana dengan keluargamu? Tetanggamu dan kehidupan sehari-hari?,”Ayahku penjaga kebun teh di sini, mandor…

[Continue reading]

“KISAH CEWEK MATERAI”

Kisah ini diambil dari kehidupan nyata seorang Jingga  (bukan nama sebenarnya) teman saya yang saat ini menjadi seorang dokter di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Saat ini Jingga sudah memiliki suami dan hidup bahagia  (duh telat….) Nampaknya banyak perihal yang dikatakan orang ada benarnya juga bahwa hidup itu begitu banyak rintangan, setiap yang diinginkannya tidak semudah…

[Continue reading]