BANNER MENCERAIKAN SPANDUK

  Keduanya dulu mesra di berbagai acara resmi, spanduk menggantung seksi di gapura selamat datang, sedangkan banner berdiri tegak bak karang di lautan. Setelah menjalani kehidupan rumah tangga lima tahun, akhirnya banner mulai sadar diri siapa sebenarnya spanduk, begitupun juga dengan spanduk, akhirnya tahu bagaimana kejelekan banner di belakangnya. Mereka memutuskan untuk bercerai, sedangkan anak kandungnya yang bernama press release mengerang meminta mereka tidak berpisah. Banner dan spanduk tidak bisa menurutinya, mereka sudah sepakat untuk bercerai. Seiring berjalannya waktu, saya sebut saja banner dan spanduk sudah bercerai enam bulan, press…

Selengkapnya

ANTARA CENTIMEN, ARGUMEN DAN DOKUMEN

  Sebatas rokok bisa menumbuhkan silaturahmi, namun sebatang rokok pula bisa menghancurkan silaturahmi. Semua bisa terjadi, tergantung berlandaskan pada apa saat melakukan perjalanan hidup? Ada orang yang berdiskusi menyampaikan pendapat berdasarkan argumen, ada pula yang mengatasnamakan dokumen, tapi masih banyak juga yang berdasarkan sentimen. Jika anda bisa membuat prestasi, maka akan muncul berbagai argumen yang siap dijadikan dokumen, tapi meskipun anda bisa menerbangkan Gunung sekalipun kalau berlandaskan sentimen maka yang ada hanya caci maki dalam hati atau minimal tidak berkomentar. Sebuah paradoks dilancarkan untuk menenggelamkan sentimen, karena terbiasa berpikir, paradoks…

Selengkapnya

SISI YANG BERLAWANAN

  Mengantongi kesamaan adalah variasi perbedaan, artinya ada kesempatan untuk menentukan struktur perbedaan. Jangan khawatir terhadap berbagai kepentingan, sebab orang yang mempunyai kepentingan adalah yang tidak penting. Tidak usah dijabarkan kiri kanan, apa yang ada lawan saja, jangan terlalu pendiam, jangan juga terlalu bersuara, kita harus memposisikan di tengah, namun tetap adem dan bersahaja. Bersyukur itu bukan mensyukuri, tapi lebih pada menghargai, jadi seseorang yang tidak bersyukur sama saja tidak ada harganya. Simpanlah baik-baik semua kosa kata yang anda dapat hari ini, siapa yang tahu bahwa seseorang yang menyadarkan itu…

Selengkapnya

SISA PIKIRAN

  Aku menyisakan pikiran untuk menjerumuskan pemahaman lebih dalam, aku menyisakan pikiran untuk mengawal kebodohanku, aku menyisakan pikiran untuk mendelegasikan keegoisanku pada waktu, aku menyisakan pikiran untuk mengetahui seberapa gagalnya pemikiranku, aku menyisakan pikiran ketika aku tahu dalam keadaan lemah, aku menyisakan pikiran ketika aku tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, aku menyisakan pikiran bukan untuk membuat diriku memahami apa arti nafas, aku menyisakan pikiran tidaklah sanggup untuk berbuat kengerian, aku menyisakan pikiran sebagai bentuk protes kepada lembah kebodohan. Ada beberapa hal yang harus direnungkan untuk mensejahterakan pikiran, ketika…

Selengkapnya

PENYESALAN KEDUA

  Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal pernah berpisah denganmu. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal kenapa pertemuan itu tidak sampai habis. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal tidak pernah menemuimu waktu itu. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal tak pernah tahu siapa kau sebenarnya. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal kenapa waktu itu tidak ada kata-kata. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal bermain dengan pikiranmu. Aku menyesal pernah bertemu denganmu, tapi aku menyesal pernah berkata pisah padahal…

Selengkapnya

MBAH LAWU VS FORTUNE TELLER

  Berbagai kondisi telah dicetuskan oleh petinggi, meninggalkan legacy yang bermasalah. Saya kira ada sebagian persekongkolan yang diajukan dalam proposal kehidupan, bisa berbentuk persahabatan, bisa juga permusuhan dalam persahabatan, apa saja bisa terjadi jika kita lemah dalam analisis. Jika saya bicara soal kejujuran, rasanya tak pantas, sebab hati saya selalu tidak jujur, selalu salah bahkan dalam beberapa kesempatan selalu kalah. Kata Mbah Lawu, ada persimpangan jalan yang isinya keburukan dan kebaikan. Persimpangan jalan itu bisa berupa pernyataan atau rasa isi terhadap keberhasilan atau kekuatan. Seseorang yang digunakan untuk membantu kesulitan,…

Selengkapnya

KRISIS LOGIKA

    Beberapa hari lalu saya mengagumi pendapat sosial yang mengatakan untuk apa berdebat jika disaksikan begitu banyak logika krisis. Masih banyak dijual manusia krisis berpenampilan wah tapi isi kepala hanya satu dua lembar surat tagihan. Mereka belum paham aturan sosial, teguran alam dan kekompakan tanah. Saya mengira harus ada sistem yang menggerakkan aturan itu, sehingga bagi yang merasa setiap kali unjuk rasa adalah “suara rakyat” akan paham kenapa harus ada suara rakyat ketika yang menyuarakan tak paham apa arti suara. Silahkan jingkrak-jingkrak dengan argumen, lari dengan sentimen dan terjatuh…

Selengkapnya

INNER BEAUTY ANTISEPTIK

  Wajah mulusnya dibersihkan dengan serat-serat bunga mawar, tangan halusnya pun tak luput dari sentuhan modernitas kapitalis, kaki dan pahanya dicor dengan wewangian ala kerajaan dengan satu alasan supaya lebih seksi. Tapi, ada satu kejanggalan permanen dalam proses adaptasi itu, antiseptik lupa diikutsertakan dalam kontes kecantikan, sehingga dasar argumentasinya adalah “keprihatinan dalam merawat bagian penting tubuh” Kuman-kuman berjajar, berparade mereka siap menerima ocehan klasik dari kudis-kudis cantik, alhasil beberapa detail amuba berjoget dalam irama kental dengan sadisme. Hahaha seseorang tertawa keras dengan nada beratnya, lalu suara lonceng bergelantungan di sudut…

Selengkapnya

DINASTI KURA “Sunatan Massal”

  Permaisuri Ying bergegas menemui raja, kabarnya malam itu ada segerombolan pendatang mencoba merobek kegadisan Permaisuri Ying. Raja dengan wajah sangar duduk di singgasana, ditemani dua pengawal kerajaan yang setia meski kudis menggerogoti gigi mereka. Raja memastikan apakah benar ada seseorang telah masuk ke kamar nya dan mencoba memperkosa Permaisuri Ying. Dengan tertunduk Permaisuri Ying menyangkal sabda Raja, dia berdalih justru ada anak buah Raja yang akan menodainya dengan setetes embun malam. Raja seketika terjatuh dari kursinya, kaget mendengar pengakuan Permaisuri Ying yang tidak pernah tidak jujur bagi Raja. Permaisuri…

Selengkapnya

MENANAM GAMBAR MANGGA

  Ada hal yang memang statis, namun ada yang bersifat dinamis. Dua istilah itu membawa seseorang bisa pada dua kemungkinan, jelas kemungkinan terburuk atau terbaik dan tidak ada kemungkinan baik dan buruk. Saya merasakan energi plus minus pada cerita beberapa orang, entah dari kalangan pemerintah, masyarakat atau beberapa yang minta diakui sebagai orang. Secara psikologis, sifat dasar manusia tidak akan berubah, jika sejak kecil sifatnya gemar makan Mangga, maka ketika sudah menjelang senja, maka dia akan menggambar pohon Mangga. Ada dua kemungkinan di dalamnya, jika gambar Mangga bagus maka dia…

Selengkapnya