AKHIR PEKAN YANG DITAWARKAN

  Beberapa malam lalu, rajutan kasih itu pecah berantakan, beberapa diantaranya terselip namamu, nama yang pernah tertinggal pada lembar-lembar kenyataan. Dulu, kalau kita bicara dulu, pasti terbentuk persepsi yang sudah berlalu. Tapi ini bukan soal berlalu atau tidaknya kenangan, ini soal waktu yang masih setia menyimpan dan menyadarkan tentang seseorang yang masih duduk setia menungguku….

[Continue reading]

SOPAN SANTUY

  Amburadul memang! Singgasana manusia dihajar lempengan surprise, tak pelak, jajaran tokoh masyarakat maju perang untuk sekedar sepotong dua potong roti kering. Itulah fakta kekurangajaran manusia, kesopanan dijadikan ukuran seseorang layak atau tidak, padahal kalau sopan santuy maka akan terjalin kebersamaan yang tanpa elektabilitas. Ukurannya sederhana, seseorang yang menganggap dirinya “sudah” sopan, maka terbilang sukses cara berpikirnya,…

[Continue reading]

TUAN TANAH

  Merasa yang memiliki tanah, padahal wilayah yang digusur sejauh 134 km sebelah utara pemukiman “warga.” Ada satu “ritual” yang salah dari beberapa orang “penganggur” kerjaannya ngitungin jumlah sampah yang masuk, entah organik atau basah, yang penting jika “sehati” ya teman. Seseorang disebut berhasil ketika berkali kali gagal, dan gagal adalah keberhasilan yang terlewatkan sedemikian…

[Continue reading]

TINGGAL TUNGGU WAKTU

  Beberapa waktu ini saya mulai melihat tahapan sinyal-sinyal kedunguan mulai terpancar dengan kuat pada elemen pendidikan dan kesehatan mental. Mereka dengan sengaja memenjarakan teks-teks kepiawaiannya dalam menghujat ke dalam rongrongan yang tak pernah bisa dikalkulasikan. Parameternya jelas, seseorang yang tidak bisa melaksanakan perintah alam itulah ukuran yang tepat. Padahal, sistem-sistem sosial sudah rinci menjelaskan…

[Continue reading]

PUTUS TINTA

  Tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding putus tinta, sebuah rekonsiliasi yang terlalu senewen. Putus cinta itu hanya eksistensi diri yang berlebihan, tak kuat menahan ketidakrinduan, faktanya memang begitu hanya unsur-unsur majemuk yang terdeteksi dalam diri mantan kekasih. Tidak usah khawatir, seseorang yang ditinggalkan jauh lebih mulia dari yang meninggalkan, sebab pertahanan diri seseorang yang ditinggalkan…

[Continue reading]

KIKIR PIKIR

  Satu lagi “kemaslahatan” reguler yang diternakkan oleh beberapa manusia, dialah kikir pikir, punya pikir tapi kikir dan berpikir. Ada guna tak pernah didayagunakan, ada perpanjangan waktu untuk menelisik sejauh mana akun-akun pikiran masuk dan membedah jantung-jantung peradaban. Lemah pikir adalah logika sistem, pernak perniknya “lucu” bahkan dianggap badut Taman Pintar. Saya adalah manusia terbodoh…

[Continue reading]

DOSA NASIONAL

  Kalau anda lihat beberapa peragawati memperagakan jenis dan model pakaian, anda akan menemukan keserasian gerak, musik, latar dan cerita dibalik peragaan busana. Jika anda belum pernah menyaksikan itu, minimal anda tahu peragawati, jika tidak tahu peragawati, paling tidak merasa pernah menjadi peragawati meski tak pernah punya panggung untuk memerankan ide desainernya, sehingga dosa anda…

[Continue reading]

ARGUMEN JALANAN

  Kalau saja semua orang bisa membaca pikiran dan jalan imajinasi, ada dua kemungkinan yang bakal terjadi, yang pertama seseorang akan terintai semasa hidupnya, dan yang kedua terjadi perang konsep bagaimana caranya si lawan jatuh sakit, patah tulang atau kebiri. Saya menerapkan cara pandang ini berdasarkan analisis pengalaman beberapa waktu lalu. Sikap menghargai sesama manusia…

[Continue reading]

ANTARA HAK DAN PRIVASI

  Ada satu pemisah yang seharusnya dijadikan rujukan beberapa tipe atau model manusia. Rujukan itu bersifat permanen bisa juga temporer. Hak menuntut didalamnya ada keserasian antara privasi dan keteladanan bersikap, sedangkan privasi adalah sumber dari pikiran yang disembunyikan dalam kurun waktu tertentu. Apakah keduanya sama? Tentu saja berbeda, keduanya mempunyai wilayah psikologi yang berbeda, tapi…

[Continue reading]

GENDANG SITUASI

  Pada bagian ke berapa dari tulisan ini saya juga tidak tahu, yang pasti apa-apa yang saya tulis adalah rumpun yang sama dengan isi pemikiran anda. Kalau anda bingung menganalisisnya, segera buang ke laut. Untuk mencari guru spiritual yang benar, rumah “suka” yang bergelimang keilmuan, dan destinasi wisata lokal. Hanya dengan ruangan tertutup sebuah informasi…

[Continue reading]