HUKUM ARKAISME

  Siapa yang mencuri harus dihukum, soal bentuk hukumannya masih diplenokan. Harusnya semakin langka barang, semakin tinggi harganya, semakin langka manusia semakin tinggi nilainya. Tetapi ada satu pemahaman yang “gila” di tengah-tengah modernitas kolosal. Lebih baik mana, seseorang yang langka dengan nilai tinggi atau seseorang tidak bisa dibeli karena tidak pasang tarif? Selongsong elemen masyarakat…

[Continue reading]

HANYA KARENA YANG TAK BERADA

Menyenangkan memang, berbicara ini dan itu, berjalan ke sana kemari. Tapi apakah kita pernah merasakan ketika dalam uji coba keramaian kita justru merasa kesepian hanya karena satu orang yang tak berada di sampingnya. Begitu sempurnanya kesepian sampai-sampai tidak ada yang mendekatinya untuk sekedar membungkuk dan belajar hidup darinya. #dwipa@dan#

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Hari Kesakitan Pancasila”

Kalau dilihat yang bisa dilihat, saat ini memang lagi pada “hoby” menyakiti, sehingga yang perkasa seperti Pancasila dibikin sakit, disakiti hingga dibuat benar-benar tak berdaya. Kang Salim : Siapa Kang yang sakit? Kang Meleh : Pancasila saat ini sedang sakit Kang, isi dan makna filsafatnya diacak-acak oleh beberapa orang yang mengakui Pancasialis. Kang Guru :…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Darmawisata!”

Bersebelahan dengan seseorang yang dikagumi memang hal yang syahdu, terbang kesana kemari hinggap di ranting-ranting makna. Tapi bagaimana jika kecintaan terhadap seseorang itu terhalang oleh lautan dan samudera? Kang Ijo : Kadang cinta memang kejam Kang! Kang Sunat : SETUJU! Kang Salim : Setuju darimana? Kang Guru : Kemarin saya lihat Sunat pacaran! Kang Sunat…

[Continue reading]

ANGKRING MANNER “Cara Unik Dalam Mencintai”

Siapa yang tidak pernah jatuh cinta adalah manusia yang kurang gizi. Pikirannya pasti hampa oleh tanaman-tanaman indah. Tapi banyak juga yang terkapar karena cinta. Bagaimana menyikapinya? Kang Sunat                      : Adakah ada cara yang well Kang? Kang Meleh                      : Well menurutmu itu yang bagaimana dulu? Kang Sunat                      : Ya yang bisa memecah belah logika manusia dan…

[Continue reading]

REKONTRUKSI KERA

Manusia “dipaksakan” untuk bertransformasi menjadi kera yang sejatinya manusia itu belum mampu menangkap gejala instingtif kera. Rata-rata manusia takut menjadi gila dengan dasar bahwa menjadi menusia lebih “mulia” secara bangunan logika perilaku. Ketetapan ini berbanding terbalik dengan takaran sifat kera yang cenderung mempunyai sifat “urunan” atau saling berbagi dan membantu. Gejala ini ditangkap dengan tidak…

[Continue reading]

PERKUMPULAN LABIRIN

Sukar untuk ditebak, mekanismenya janggal, produktivitasnya melampaui batas, seperti yang terjadi saat ini, banyak orang mempersulit dirinya sendiri, begitu banyak orang yang tidak paham bahwa hidup itu harus “menyendiri” bukan berarti tidak butuh manusia lain, tetapi lebih kepada menyatu dengan Tuhan, sama seperti api dengan panas, listrik dengan lampu. Seseorang bertandang ke kandang saya, bertanya…

[Continue reading]

SIFAT PENGHANCUR MANUSIA

### Ada seseorang bertanya kepadaku, apa yang dapat menghancurkan diri sendiri? Aku menjawabnya : Ada lima hal yang akan menghancurleburkan pribadimu di depan dunia. Membandingkan dirimu dengan orang lain. Terlalu banyak berperan. Tidak bisa menerima perubahan yang ada. Sedikit-sedikit protes dengan keadaan. Dikelilingi oleh orang-orang yang salah. ### ~Dwipa~

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 12” Misteri Pembawa Bunga

Suasana masih tegang saat Debby tidak ada di kamarnya, aku heran kenapa dia harus lari, dan ini tidak masuk akal, ada apa, pasti ada sesuatu yang tidak beres. “Siapa Debby?” tanyaku,”Sebenarnya dia anak dari pemilik Sanggar Suling Bambu ini, tapi orang tuanya Haji Bugis sudah lama meninggal, lalu dia sangat terpukul”,”Sori apakah dia gila?”,”Tidak juga,…

[Continue reading]

DILARANG CANTIK DI KAMPUS “Eps 9 Misteri Pembawa Bunga”

Perasaanku berkecamuk, aku mulai tidak tenang, siapa orang itu tatapannya begitu tajam, sinar matanya seolah ingin menusukku, wajahnya samar tak terlihat, tapi aku bisa merasakan ada energi yang negatif dari arah utara. “Kenapa?” tanya Sukma”,”Apakah acara seperti ini rutin?” tanyaku asal,”Ya! Setiap tahunya ada” Aku alihkan pandanganku, seketika orang itu sudah tidak ada, apa karena…

[Continue reading]